Selaku terkenang masa kecil, 1970-an, jika waktu puasa tiba. Ritual tarawih, keliling komplek menabuh kaleng membangunkan sahurimsak, menunggu meriam dinyalakan di masjid agung Pegantungan Kota Serang, sirine dari Kodim dan kembali ke tarawih. Sebagai anak lelaki, selalu muncul sifat ingin membuktikan bahwa “saya kuat”. Di hari lebaran nanti, saya dan teman-teman akan berhitung, berapa hari batal puasanya dan kai kalikan dengan sejumlah uang yang akan kami terima di hari lebaran.

Halaman: 1 2

