Saya terbiasa traveling serba di lokasi. Beli tiket kereta langsung di stasiun. Naik bus, ya, ke terminal saja. Nginep di hotel? Langsung ke front desk saja. Tapi ternyata zaman sudah bergerak cepat. Saya pernah “mati kutu” di Malaka, karena hotel-hotel sekarang pitunya tertutup rapat dan kita harus punya password untuk memukanya. Tidak ada front desk. Semua sudah serba online.



Halaman: 1 2

