Saya memercayai bahwa mengampanyekan gerakan literasi harus berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan institusi. Mulai dari komunitas dongeng, musik, penulis, penerbit, petani, akademisi, pegiat literasi, dan duta baca daerah se-Indonesia.


Di tahun pertama saya menjadi Duta Baca Indonesia tantangannya begitu besar. Pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk juga Indonesia, dan demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut, maka seluruh kegiatan yang mengumpulkan masa, termasuk juga kegiatan Duta Baca Indonesia dalam mengkampanyekan budaya baca harus dilakukan secara daring melalui Webinar.

Dengan begitu maka masyarakat dituntut untuk belajar, sekaligus beradaptasi dengan dunia digital. Maka sebagian besar kegiatan Duta Baca Indonesia di tahun 2021 dilakukan secara online, atau Webinar. Meski begitu Duta Baca Indonesia masih bisa melaksanakan 121 kegiatan.




