Kapan Terakhir Kali Aku Terbang

Sebuah Pementasan Bengkel Seni Milenial Suradewa School Vocational Larantuka akhir Januari 2025 yang lalu di Desa Lamanabi yang berkolaborasi dengan Kiu Laskar Muda Lamanabi. Pertunjukan sederhana yang mungkin tak sederhana bicara tentang kerinduan kampung, jatuh cinta muda mudi yang dimabuk asmara juga tentang dunia yang tak peduli bahwa kehidupan terus berjalan tak perlu disesali .

Panggung yang hangat, para penonton yang menikmati indahnya sebuah pertunjukan sederhana . Beberapa dari mereka berkomentar bahwa pertunjukan ini lebih baik dari pertunjukan sebelumnya. Paling tidak pertunjukan ini kami paham dan terasa lebih dekat dengan kehidupan kami.

Memang begitulah sejati sebuah pertunjukan teater rakyat. Ia mesti dekat dengan penonton . Ah, andai penguasa tau bahwa dengan pertunjukan teater, masyarakat sejati diajak berpikir dan merenung . Bagaimana kita bisa menjadi bangsa yang besar kalo kesenian saja dilarang.

Dari tempat yang jauh saya, Zaeni Boli. seorang penikmat seni di Flores Timur ikut prihatin atas penyegelan pertunjukan Teater Payung Hitam.

*) Larantuka 2025

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==