Tidak sekadar doa. Gong dan Tias Tatanka berikhtiar. Mereka meriset fenomena yang terjadi. Mereka terperangah ketika menyadari ada 500 juta unit HP beredar di Indonesia, sedangkan jumlah penduduknya hanya 260 juta jiwa. Mereka gunakan untuk apa? Itu target potensial.

Mereka mulai beradaptasi. Literasi digital dan Literasi Keuangan mereka jadikan pijakan. Medsos mereka poles dan aktifkan. Website, Twitter, IG, FB, dan YouTube. Work from home, ini dia!
Gong dan Tias yang sudah menikah selama 24 tahun bagai kekasih yang sedang pacaran. Mereka sangat bergairah meluncurkan Kelas Menulis Gol A Gong secara online pada 5 Juni 2020. Berbayar. Kelas esai, cerpen, dan novel best seller. Alhamdulillah, masyarakat antusias.

Hingga November 2020 peserta datang dan pergi. Alhamdulillah, ada beberapa yang berhasil masuk nominasi lomba menulis dan banyak yang menyadari kualitas menulisnya meningkat. Tias gembira, “Terima kasih kepada yang selalu mendukung aktivitas kami. Terima kasih kepada semuanya. Insya Allah, kami akan membantu meningkatkan kualitas menulis Anda.”

Selain mengikuti lomba, beberapa Kelas Menulis Cerpen sudah menerbitkan karya mereka jadi antologi cerpen. Gol A Gong juga ikut menulis cerpen di sana. Bahkan Gong juga menyiapkan Gong Publishing, ber-ISBN dan siap menerbitkan karya para peserta.


