Abdul Salam HS – Presiden Rumah Dunia
Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Kamis, setelah salat Ashar, seorang mahasiswa UIN Banten menanyakan perihal bagaimana mengirimkan tulisan (gagasan) ke media massa. “Bang, gimana sih cara mengirimkan tulisan ke koran lokal?” pertanyaan ini cukup sederhana—Pertanyaan ini sering diajukan para penulis pemula.

Sebelum saya menjawab, entahlah pertanyaan itu tiba-tiba mengusik pikiran saya. Apakah karena pertanyaan itu pas akan menyambut ulang tahun Kota Serang di tanggal 10 Agustus nanti? Entahlah. Yang jelas dari pertanyaan itu membawa saya pada kondisi kota di mana saya tinggal. Kota ini banyak memiliki media massa cetak, tidak perlulah saya sebutkan, sayangnya dari banyaknya media massa cetak sedikit yang membuka ruang ekspresi, atau ruang gagasan.


