Sri Heni Susilowati, Kepala Sekolah SD Negeri Candi 01 mengaku senang dengan kedatangan Duta Baca Indonesia ke SD Negeri Candi 01. Sri menjelaskan sebelum kedatangan Duta Baca Indonesia, siswa melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah.

Sejak pukul 07.30, mereka membaca buku, kemudian menceritakan kembali hasil bacaannya kepada guru. “Anak-anak membawa buku bacaan kesukaannya masing-masing dari rumah,” ungkap Sri.

Sementara itu Gol A Gong bercerita masa kecilnya yang sejak kelas 4 SD, tangan kirinya harus diamputasi karena jatuh dari pohon. Saat itu sedang ada perayaan hari ulang tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Gol A Gong terinspirasi untuk terjun payung seperti para tentara.

“Saat itu Paman Gong dan teman-teman jatuh dari pohon. Tangan Paman Gong dipotong. Sejak itu pekerjaan Paman Gong berolahraga, membaca buku, dan mendengarkan dongeng dari emak.

Membaca buku membuat Paman Gong punya banyak wawasan dan menjadi tidak minder. Sekarang menjadi Duta Baca Indonesia. Bukan karena paman Gong banyak uang, tapi karena Paman Gong banyak membaca buku,” jelas Gol A Gong.

Acara berlangsung antusias. Banyak siswa yang berani bertanya. Ada juga yang berani membaca puisi. Setiap anak yang berani menjawab atau bertanya mendapatkan doorprize berupa buku dari Gol A Gong. Pertanyaan-pertanyaannya seputar matematika, sejarah, tokoh olahraga, geografi, biologi, dan sastra.
Rudi Rustiadi



