Hidup harus diperjuangkan, bukan dengan cara mengemis meminta belas kasihan.
Setelah diamputasi, Bapak menyuruhku membaca buku. Saya sebetulnya bukan pembaca yang baik.

Saya hanya senang membaca buku saja – saya rasa itu karena Bapak menyuruhku membaca. Bukan untuk kelihatan pintar, tapi untuk memperbaiki kualitas hidup.
Alhamdulillah, saya jadi berdaya dengan membaca buku. Saya jadi lupa, bahwa sebetulnya saya memiliki kekurangan.


