Kenapa sepenting itu? Karena untuk seminggu perjalanan ini aku cuma bawa lima baju ganti. Mau nggak mau harus menyempatkan mencuci dan menjemur.
Entahlah boleh atau tidak menjemur di situ. Hotel sedang sepi. Ramainya akhir pekan, kata petugas resepsionis yang tadi mengurusi pembayaran yang penuh drama. Wkwkwk.

Kenapa bawa baju sedikit? Ya aku kan bawa ransel, ke mana-mana memanggulnya sendiri, jadi harus dijaga supaya berat ransel tidak lebih dari lima kilogram. Tadinya malah cuma bawa tiga baju. Hahaha.
Hubby minta aku tambahin dua baju lagi. Pesannya yang etnik biar gaya. Dalam pikiranku adalah mudah dicuci dan mudah kering. Buatku pokoknya ada baju bersih buat salat. Biar baju jalan dipakai berkali-kali, saat salat pakai baju bersih.

Jadi aku harus memperhitungkan baju yang akan dibawa. Semua harus disesuaikan dengan keperluan dan kemudahan mencuci saat diperlukan. Ransel hubby yang agak berat. Kaus yang dibawa banyak kayaknya. Aku nggak bantuin beliau packing karena riweuh persiapan perjalanan.
Ada gunanya sih, kalau hubby bawa banyak baju. Aku bisa nebeng pinjam kausnya. Hahaha. (*)
Melaka, 19 Maret 2024


