SENJA DI MENADO
Gol A Gong
di depan gereja tua
ada sisa tadi malam
Tuhan tak terkatakan
menjalar ke sudut kota
diaduk dalam kopi setengah
cangkirmu yang retak

“Kau tahu bahasa bibir, mengarah ke sejarah,”
lelaki China Belanda meraih senja Menado Tua
di boulevard aku mengajak Amerika
berdansa bersama kertas tagihan
menghitung angin
memasukkan ke dalam ombak
“Kau tahu tinutuan telah lama dingin,”
aku lipat buku harian di tubuhmu
*) Top Hotel, 29/8/2014 – 2023
*) tinutuan adalah bubur khas Manado
Begitulah kopi, membawa kita ke masa lalu. Dalam kopi tidak sekadar rasa pahit, tapi juga kelam sejarah.
***


