Ka Olin muncul dari dalam rumah dan meminta saya masuk ke dalam rumah, yang ia jadikan juga toko kerajinan tangan dengan Brand Qwatex Handycraft.

Brand ini berdiri sejak 2012 dan baru memakai nama Kwatek di tahun 2015 ,lalu atas dasar seorang kawan pengusaha, namanya di ubah menjadi Qwatex Handycraft. Brand ini hasil dari renungan Kak Olin yang dalam.

Kak Olin bercerita jatuh bangunnya membangun usaha ini. “Melestarikan kain tradisional adalah tanggung jawab kita, orang-orang Flores,” katanya mengingatkan.
Di beberapa daerah orang Flores sangat menghargai dan peduli terhadap kain tenun beserta produk turunannya. Oleh karena itu Ka Olin tertarik mengembangkan usaha ini, meski diawal awal kerap kali di bully kampungan namun hati yang kuat telah menmubatnya yakin menekuni jalan ini.

Ka Olin tetap dengan usahanya. Karena itu pelan-pelan produknya dilirik berbagai kalangan; dari masyarakat umum sampai pejabat. Seperti Gubernur NTT dan juga Kepala Bidang sebuah intansi. Duta Baca Indonesia – Gol A Gong pun telah juga pernah sampai ke tempat ini. Qwatex Handycraft Larantuka Mulai Diperhitungkan di NTT

Saat Gol A Gong sampai ke tempat ini selain disajikan tarian tradisional, jugad fashion show dari anak-anak Bengkel Seni Milenial, yang menggunakan produk dari Qwatex Handycraft dan Rajutan Oa. Qwatex Handycraft Larantuka Mulai Diperhitungkan di NTT

Jika sampai di Larantuka jangan lupa mampir ke sini. Lokasinya di jalan bawah pinggir pantai Ketapang, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Selain berbelanja, kalian bisa menikmati indahnya pemandangan laut dengan mentari terbit di pagi hari yang seolah-olah muncul dari dasar laut atau dari balik gunung di Adonara.



