Resensi Buku: Boy Candra dan Dunia Kepenulisan Kita

Syahdan, cerita dalam novel ini sangat simpel sekali yaitu tentang remaja bernama Kimara yang selalu gagal dalam menjalin cinta dan dia menolak menikah karena trauma dengan masa lalunya. Itu saja. Tapi perlu diketahui bersama ada hal yang menarik perhatian saya dalam novel ini, yaitu membahas tentang industri buku, dan hal-hal dunia kepenulisan.

Boy Candra sebagai penulis yang populer dan produktif merupakan gambaran Kimara dalam tokoh utama Trauma. Ada beberapa cerita tentang dunia kepenulisan yang mungkin jarang banyak orang ketahui, misalnya: ada anak pejabat kaya raya yang ingin karya anaknya best seller dan berani membayar berapapun asal populer di dunia kepenulisan.

Dan yang lebih menarik perhatian adalah saat Kimara menginap di rumah Tio. Kebetulan, dalam ceritanya kakek Tio adalah penulis besar yang disukai oleh Kimara pula. Namun, dalam ceritanya kakek Tio selalu merahasiakan namanya karena masalah politik yang dulu pernah menimpanya.

Obrolan antara Kimara dengan kakek Tio adalah seputar penulis yang berlaga seperti preman. Baiklah, saya kutip saja barangkali kata-katanya:

“Akan ada saat-saat kamu berhadapan dengan sosok yang mengaku sastrawan, tapi mentalnya kolot. Yang begini biasanya merasa paling benar dalam berkarya. Cenderung suka merundung dan menjatuhkan karakter-karakter penulis baru. Mereka itu racun berbahaya. Suka mematahkan penulis pemula,” (hal. 114)

Tentu saja itu adalah pengalaman lapangan Boy Candra yang dituangkan dalam novel Trauma. Dan bagi saya sangat keren sekali membalas sebuah ejekan dengan karya yang di dalamnya memasukkan pembahasan soal potret sastra di Indonesia.

Banyak hal tentang dunia kepenulisan yang dipotret dalam buku ini dan tidak semua orang tahu. Akan tetapi, saya tidak bisa menceritakan semuanya karena kelemahan saya dalam menuliskannya. Dan cara paling jitu adalah: saya akan menyarankan Anda untuk membacanya sendiri dan memberikan penilaian dengan ukuran masing-masing.

Semoga dunia kepenulisan kita semakin membaik dan tumbuh. Tidak selalu keruh.*

Penulis: Boy Candra
Judul: Trauma
Penerbit: Mediakita
Tahun terbit: Cetakan Pertama, 2020

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==