Rumah Dunia: Membeli Alat Tulis dari Honorarium Narasumber Bedah Buku

Ini semacam Deja vu buat kami. Tahun 2002 saat Komunitas Rumah Dunia berdiri aku sering beli-beli alat tulis begini. Bedanya aku harus ke toko dan harganya nggak ada yang semurah di toko daring di era sekarang.

Saat itu aku harus pandai-pandai menyisihkan uang belanja supaya bisa beli alat tulis dan gambar buat Rumah Dunia. Pernah sih, khilaf belanja alat tulis sampai uang belanja nggak cukup. Hahaha. Untunglah suami mengerti aku sampai lupa begitu karena mendukung gerakan literasinya. Akhirnya ya beliau kerja lebih keras cari tambahan uang. Hihihi. Luv ya, mas yayang aa bebeb kakang prabu. 🫶

Untunglah hal itu nggak selamanya terjadi. Usaha nggak pernah mengkhianati hasil, kecuali kehendak Allah, dan manusia hanya bisa mencari hikmahnya. Kegiatan di Rumah Dunia tetap kami bagikan ke berbagai media sosial yang saat itu baru terbatas di mailing list. Oleh banyak teman dibagikan kembali ke berbagai grup.

Sampai kemudian Rumah Dunia dikenal banyak orang, lalu bantuan berdatangan dalam berbagai bentuk. Terima kasih semuanya, ya, teman-teman.🙏❤️ Semoga Allah membalas kebaikan kalian dengan ribuan kali lipat keberkahan

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==