Meskipun ruh di komunitas kami adalah menulis, tapi kemampuan di berbagai bidang lain diusahakan mendapat tempat. Diawali menulis, bisa lanjut ke teater. Atau dari menulis berkembang menjadi musikalisasi puisi. Jadi kemampuan menulis menjadi dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi diri, termasuk mendongeng.

Kami malah sempat membuat dongeng menjadi salah satu tujuan edu-wisata dengan tajuk Wisata Dongeng untuk siswa TK – SD. Ada pertunjukan teater dengan kisah rakyat bermuatan lokal di mana kami beberapa kali mementaskan lakon Dampu Awang. Abdul Salam Suni Ahwa dan Aeny Asma menjadi pemeran tetapnya lengkap dengan properti kapal dan latar belakang laut. Lokasi Rumah Dunia bagian dalam pun kami tata menjadi ruang-ruang pertunjukan.

Selain dongeng lokal, ada pula penampilan interaktif dengan ikon kisah dalam dongeng seperti Peter Pan dan Pinokio yang diperankan oleh Ardian Je dan Hilman Lemri . Pesan moral disisipkan dalam dialog interaktif bersama audiens cilik.
Setelah lama vakum, sepertinya sudah saatnya dongeng di Rumah Dunia bangkit kembali, ditandai dengan pertunjukan di acara KPK yang bertajuk Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi. Ada tiga tempat yang akan menjadi lokasi ‘manggung’ bagi Tim Pendongeng Rumah Dunia, yaitu Serang, Cilegon, dan Tangerang.

Tim Pendongeng kali ini berawakkan Diofanny Andini Fristiantry Giani Marisa Nurfahmi Wina dan Taufik Hidayatullah . Mereka akan membawakan dongeng yang naskahnya kutulis secara khusus untuk acara tersebut. Mungkin lebih mudah mengambil dari buku yang sudah ada, tetapi aku memilih menciptakan kisah baru yang lebih erat kaitannya dengan tema acara. Properti panggung pun aku desain khusus, meskipun masih minimalis sekali.
Kenapa sih aku repot-repot menyiapkan semuanya? Bukankah lebih gampang untuk menyerahkan ke relawan segala sesuatunya? Oh, aku tipikal orang yang menjunjung tinggi nilai-nilai kreativitas, yang tidak bisa melepaskan begitu saja potensi kreatif orang-orang. Aku bisa saja mengambil kesempatan ini sendiri, dengan tampil solo dan menerima semua keuntungan. Namun, hal itu tidak baik jadinya, karena aku menghalangi bibit-bibit potensi relawan di sekitarku.
Jadilah aku susun tim pendongeng dengan memilih relawan yang sudah biasa tampil dan menghadapi banyak orang. Aku menekankan kepada teman-teman bahwa mereka membawa misi KPK untuk memasukkan pesan-pesan kebaikan melalui lakon. Jadi sebelum menjadi pembawa pesan, pendongeng haruslah berangkat dari nilai-nilai baik dalam dirinya.

Mungkin bagi orang lain mendongeng adalah hal biasa, tapi di Rumah Dunia itu menjadi bagian dari proses kehidupan. Harus ada pelajaran hidup yang kami dapat dari situ. Termasuk harus ada yang kami berikan untuk Rumah Dunia dari sebagian honor tampil. Bukan masalah nominal berapa pun, tapi lebih pada ikatan moral dan emosional dengan komunitas yang menjadi wadah kami bertemu.
Kami saling belajar saat menyiapkan pertunjukan dan menganggap setiap penampilan adalah hal baru. Memang masih jauh dari sempurna, tetapi kami bersedia belajar lebih banyak dan berusaha lebih keras. Di atas panggunglah kami melihat diri sendiri melalui refleksi wajah dan tatapan audiens saat menikmati dongeng.
Bagi yang berkenan mengundang kami, silakan kontak saya di 081906311007.



Properti mendongeng itu apa❓
Fungsinya ❓
Terimakasih