Sarapan Kata 111: Seperti Gajah Masuk Kampung

Sarapan Kata 111: Seperti Gajah Masuk Kampung adalah peribahasa yang sangat relate dengan situasi dan kondisi negeri kita, yaitu tentang fenomena orang yang memiliki kekuasaan bertindak sewenang-wenang di lingkungan orang yang lemah.

Setuju banget, itu peribahasa yang ngena banget: “Seperti gajah masuk kampung” — menggambarkan betapa besar dampaknya ketika kekuasaan (yang seharusnya melindungi) justru menjadi ancaman bagi yang lemah. Ketika kekuasaan tak mengenal batas, rakyat kecil hanya bisa menyingkir, merapikan reruntuhan, dan berharap tak terinjak.

Dalam dunia peribahasa, “seperti gajah masuk kampung” bukan hanya sekadar ungkapan. Ia adalah gambaran getir tentang ketimpangan. Gajah adalah simbol kekuasaan—besar, kuat, tak mudah dihentikan. Ketika ia masuk kampung, bukan hanya tanah yang berguncang, tapi kehidupan warga yang tergilas perlahan-lahan.

Begitu juga ketika kekuasaan datang tanpa empati. Lembaga yang mestinya melindungi, justru meluluhlantakkan. Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Suara-suara kecil ditelan dentuman kebijakan yang dibuat di ruang rapat, jauh dari suara rakyat. Kita, kampung itu. Kita, yang harus sigap menyingkir ketika gajah lewat. Tapi sampai kapan?

#SarapanKata #Peribahasa #KritikSosial #KekuatanTanpaEmpati

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==