Mereka berdua bergiliran pulang setiap lebaran tiba. Kini tinggal Gabriel yang sedang menyusun skripsi di Abu Dhabi. Lebaran 2024 ini, Gabriel tidak pulang.

Saya dan Tias Tatanka sudah sepakat, bahwa tidak akan mengekang mimpi mereka. Jordy sekarang kuliah di Akademi Film Yogya dan si bungsu di Sastra Korea, UPI, Bandung. Bahkan ketika keempat anak kami mengatakan, “Kami tidak akan tinggal di Serang. Nanti kami akan transfer bulanan, membantu Rumah Dunia,” itu sudah merupakan sikap optimis.

Saya dan Tias juga punya rencana keiling dunia. Rumah di Kota Serang sebagai tempat kami liburan kelak. Semoga niat ini dimudahkan Allah SWT. Kami ingin bertebaran di muka bumi. Saya sempat berkelakar, jika Tias tidak kuat backpacking keliling dunia, akan saya titipkan di keempat anak kami. Tapi, semoga kami diberi kesehatan untuk terus berdua mengelilingi bumi Allah ini.

Ketika melamar, saya berjanji akan membawanya keliling dunia. Saya sudah 21 negara, Tias baru 11 negara. Tapi, kadang kami datang berkali-kali ke satu negara. Atau mengurusi Rumah Dunia juga membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran, sehingga niat keliling dunia tertinggal terus.

Apalagi sejak ditetapkan sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025, otomatis waktu tersedot ke sana. Puasa 2024 ini, untuk mengobati batalnya Europe Road Trip Mei 2024, kami Safari Ramadhan di 4 kota – Singapura, Melaka, Kuala Lumpur, dan Georgetown, 18 Maret-25 Maret 2024.

Pada akhirnya, kita akan berdua dengan pasangan kita, kemudian sendirian karena keempt anak kami memilih berdomisili di sebuah kota impian mereka, tidak lagi di Serang. Proses itu terjadi pada Emak. Awalnya Bapak wafat lebih dulu pada 2007. Emak kesepian tapi sanggup bertahan sendirian selama 17 tahun.

Semoga kami masih diberi umur panjang dan keseatan, berkunjung ke empat kota berbeda dimana keempat anak kami tinggal; menemui cucu-cucu kami.
Gol A Gong – Takbiran 10 April 2024, pukul 01.00



