Cahyadi mengangguk lemas. “Nggak… tadi aku muntah darah terus rasanya lemas banget… kepala aku juga sakit banget…”
Cerpen Rumah Dunia: Api yang Ditelan Cahyadi

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Cahyadi mengangguk lemas. “Nggak… tadi aku muntah darah terus rasanya lemas banget… kepala aku juga sakit banget…”

Seluruh warga bersiap untuk tradisi Ngeropok, yaitu berebut sembako dari sebuah kerangka kapal sebagai simbol perayaan Maulid Nabi.

Dengan pendekatan yang sederhana dan penuh semangat, Andini mengajak kita semua untuk menjadikan literasi sebagai pintu menuju dunia yang lebih cerdas, inklusif, dan penuh harapan.

“Kenapa kau selalu tidak mau jika kuajak ke Keraton Kaibon?” tanyaku suatu hari dengan tatapan penuh selidik.

Ia menyadari bahwa air suci itu bukanlah sebuah benda mati, melainkan sebuah kekuatan yang hidup.

aku belajar juga untuk jangan menjadikan umur sebagai patokan untuk menghalangi semangat kita dalam melakukan produktivitas