Polikarpus Do dan Gerakan Sejuta Buku Untuk NTT

Di NTT, siapa tidak kenal Polilkarpus Do? Dia pegiat literasi dengan suara lantang. Jika mikrofon di tangannya, maka gedung seolah mau runtuh dengan pekiknya yang menyuarakan “NTT Membaca untuk Indonesia”

Selama saya Safari Literasi di NTT Maret hingga April 2022, Polilkarpus Do setia menemani. Pokoknya, dia sebagai Ketua Forum Taman Bacaan Masyaraat NTT merasa bertanggung jawab denan apa yang saya lakukan. Di setiap kota yang kami singgahi, puluhan buku dia serahkan. “Buku-bukunya dari Kemdikbud dan Kantor Bahasa, juga sumbangan dari para pegiat literasi.”

Bagi-bagi Sembako Buku dalam Perayaan Hari Buku Sedunia 2022 ala Duta Baca Indonesia

Tidak terasa, Sabtu 23 April 2022, sudah Hari Buku Sedunia lagi. Belum ada buku baru yang saya tulis. Tapi Jum’at 22 April 2022, saya bersama Perpusnas RI meluncurkan dan membedah buku antologi 30 cerpen anak Indonesia pilihan.

Itu sangat membanggakan. Sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025, tugas pokok saya salah satunya dalah mendorong masyarakat menulis buku. Di buku antologi ini, saya juga ikut menulis cerpen.

Hadiah Sembako Buku ala Duta Baca Indonesia

Saat “Ceramah Literasi” di Perpustakaan Keluarga Kampung Pekijing, Taktakan, Serang, 1 Juni 2021, setiap penanya mendapat hadiah sembako plus buku. Dengan strategi ini, Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025 bisa mengenalkan buku. Semoga setelah memasak, para ibu membaca buku. (Tim Pusdok DBI)

Terima Kasih, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Tengah!

Ya, terima kasih Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Tengah yang sudah berpartisipasi dalam Gerakan Sembako Buku Nasional, merayakan Hari Lahir Pancasila, Selasa 1 Juni 2021.

Apalagi Dispursip KalTeng melakukannya dengan melibatkan para Duta Literasi di Kalimantan Tengah; mulai dari Duta Baca Daerah, Duta Hijab, Puteri Kebudayaaan, dan Komunitas Literasi Pancasila.

Ceramah Literasi Duta Baca Indonesia dan Sembako Buku di Perpustakaan Keluarga Pekijing

Hari yang istimewa, Selasa 1 Juni 2021. Hari Lahir Pancasila. Semua orang merayakan penuh sukacita. Kata Bung Karno saat berpidato di PBB, “Lima prinsip hidup orang Indonesia. Percaya kepada Tuhan, Kemanusiaan, Nasionalisme, Demokrasi, dan Keadilan Sosial.”

Saya sebagai Duta Baca Indonesia, Rahmat Heldy Hs (Duta Baca Banten), Kadarisman (Kemenag Provinsi Banten), Komunitas Daligo Kota Serang Baru, Himpunan Mahasiswa Jurusan Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Relawan Rumah Dunia, dan Komunitas Literasi Keagamaan, berkumpul di Perpustakaan Keluarga Pekijing, Taktakan, Kota Serang.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)