15 Juli 2022: Seminar Literasi BEM Universitas Soedirman Kabinet Titik Pijar 2022

Definisi ini memaknai Literasi dari perspektif yang lebih konstekstual. Dari definisi ini terkandung makna bahwa Literasi bergantung pada keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan tertentu. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan literasi menjadi tolak ukur kemajuan bangsa dan mendapatkan perhatian dunia internasional. Tinggi rendahnya literasi suatu bangsa sangat berpengaruh pada kemajuan bangsa, bahkan menurut Laporan Pembangunan Dunia yang terbaru menyebutkan kemampuan membaca negara berkembang masih tertinggal 45 tahun dibandingkan negara maju.

Menurut hasil riset dari NOP World Culture Index Score pada tahun 2018, kegemaran membaca masyarakat Indonesia berada di urutan ke-17 dari 30 negara yang dilakukan penelitian. Pada masa pandemi 2020 lalu, riset mengatakan bahwa peringkat membaca di Indonesia meningkat, namun tingkat rata-rata membacanya tetap, yaitu 6 jam per pekan. Namun, penilaian itu harus menjadi penyemangat agar pencapaian literasi semakin meningkat.

Perpustakaan Nasional pada Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR RI pada
tanggal 16 April 2020, mengatakan bahwa selama masa pandemi Covid-19 pengguna
perpustakaan digital (IPusnas) per pekan naik 130%. Bapak Presiden RI Joko Widodo
mengatakan “Menjalani hari-hari di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua hidup dalam
keterbatasan. Kegiatan terbatas, pertemuan terbatas, bahkan ruang gerak

terbatas. Saat-saat seperti inilah kita lebih punya waktu untuk membaca buku, baik buku
fisik maupun buku digital”.

Kementerian Pengembangan Literasi dan Keilmuan BEM Unsoed merupakan
kementerian yang berperan dalam peningkatan prestasi akademik atau keilmuan
mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman, menciptakan, mengembangkan, dan
meningkatkan budaya literasi, mendorong Program Kreativitas Mahasiswa, serta
menyediakan informasi perlombaan yang bersifat akademis.

Berdasarkan hal tersebut, maka kami mengadakan suatu kegiatan bernama Seminar Literasi 2022 menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar, dari penduduknya yang banyak, dengan bonus demografis yang digadang-gadang pada tahun 2040 diharapkan generasi muda yang diasah sekarang ini dapat menjadi generasi gemilang pada tahun 2040 karena Indonesia adalah bangsa yang besar dan suatu saat akan menjadi bangsa yang maju. Maka BEM Unsoed 2022 melihat bagaimana gerakan literasi ini menjadi kendaraan untuk mencapai negara maju, maka dari itu dengan mengusung tema “Menuju Indonesia Bangkit Melalui Semangat Berliterasi” diharapkan seminar literasi ini dapat menjadi wadah tentunya dalam mengasah potensi generasi muda indonesia Menuju Indonesia Bangkit.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==