Rumah Dunia adalah komunitas literasi dengan sarana yang komplet. Menyewakan gedung adalah cara kreatif untuk menutup biaya operasional dan kegiatannya.
Gedung Rumah Dunia Disewakan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Rumah Dunia adalah komunitas literasi dengan sarana yang komplet. Menyewakan gedung adalah cara kreatif untuk menutup biaya operasional dan kegiatannya.

Figur Lionel Messi sedang selebrasi ada di kemasan es krim mereka Aice. Luar biasa.

Tuban memang istimewa. Sunan Bonang walaupun sudah wafat, keberkahannya treus mengalir. Termasuk Wisata Becak di Alun-alun Kota Tuban

Anak-anak memiliki banyak kecerdasan. Mereka akan ekspresif jika kita memberinya kesempatan unuk mengembangkan potensinya.

Penulis muda terus bermunculan. Yogya memang gudang penulis. Apalgi tingkat kegemaran membaca Yogyakarta berada di urutan pertama.

Di kota saya – Serang,Banten, mencari koran Minggu butuh perjuangan. Di Purwakarta, sambil sarapan, saya baca koran Kompas Minggu. Kamu?

Siapa bilang budaya baca kita rendah? Saya menemukan fakta di masyarakat banyak buku ditulis dan diterbitkan.

Traveling adalah cara kita mendekatkan diri kepada Tuhan dan memaknai rindu pada rumah. Buktikan saja!

Ngopi adalah selingan yang puitis. Jika situasi dan kondisi menduku, ngopi adalah tradisi yang asik.

Masih adakah yang jualan koran Minggu di kotamu? Sehingga kita bisa sarapan sambil baca koran.

Ya, capek tapi gembira. Mak harus pandai-pandai mengatur ritme. Di malam hari, cukupkan waktu tidur.

Ida Ningsih, Kepala Sekolah PAUD Melati mengaku merasa senang dengan kedatangan Paman Gong. Ia berharap anak-anak bisa terinspirasi dari cerita disampaikan dari cerita Paman Gong.

Memberi kegembiraan kepada anak-naak tuna rungu, down syndrome, dan cerebral palsy di SLB Negeri kota Magelang.

Sejak 28 Otober 2023, saya, Daniel Mahendra, dan Rudi Rustiadi memulai Safari Literasi di Kuningan. Setelah 15 kota, kini Purwokerto 23 November sebagai titik terakhir.

Perpustakaan SMAN 1 Ajibarang hebat. Juara tingkat Provinsi pula. Para pelajarnya aktf datang untuk membaca.

Anak-anak Gaza di Palestina terkoyak-moya. Tubuhnya hancur, hagnus, tercerai berai oleh bom Israel. Smuanya kutumpahkan dalam kata-kata.

Pelatihan menulis ini diikuti sekitar 120 orang. Ada undangan dari sekolah lain. Beberapa mengaku sudah membaca buku-buku saya sejak masih sekolah