Menampilkan: 1 - 10 dari 10 HASIL

NovembArt 10: Perempuan di Titik Nol

Novel karya Nawal el Saadawi ini kubaca di awal menikah, karena kovernya mencolok warnanya di antara ratusan buku di rumah kontrakan kami. Seingatku selesai membaca rasanya nyesek membayangkan tokoh utamanya yang bertubi-tubi mendapat perlakukan buruk dari para laki-laki di kampung halamannya di Mesir. Untungnya aku segera sadar, itu hanyalah novel, jadi tidak berlarut-larut nyeseknya.

Riyan yang Depresi Menulis Buku

Pak Ismail dalam pesannya menegaskan, bahwa orang yang dalam gangguan jiwa ini terus meningkat maka butuh peran serta masyarakat dan pemerintah untuk bisa mengatasi secara bersama-sama. Rahmat Heldy HS yang diminta untuk membimbing keberlanjutan Riyan dalam bidang menulis dengan senang hati membantu. Bahkan bila Riyan bersedia bukunya akan coba diajukan untuk di bedah di Rumah Dunia.  

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==