Resensi Buku: Gagasan Anies Tentang Anak Muda, Impian dan Indonesia

Oleh Naufal Nabilludin

Anies kecil terbilang beruntung, ia begitu dekat dengan kakeknya Abdurrahman Baswedan tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia menjadi juru ketik untuk surat-surat kakeknya sejak kelas 5 SD. Selain itu, Anies kecil juga dekat dengan teman sejawat kakeknya yang menjadi tokoh besar di Indonesia, seperti Adam Malik, Mohammad Natsir, Sutan Sjahrir, Gus Dur, Syafii Maarif, Romo Mangunwijaya dan lain-lain. Anies kecil belajar banyak dari kakek dan rekan seperjuangannya.

“Karakter tidak diajarkan lewat teori dan wejangan. Karakter diajarkan lewat teladan, dengan contoh nyata” dari tokoh bangsa yang ikut merintis republik ini Anies banyak belajar soal keteladanan dan melihat langsung seperti apa perjuangan mereka.

Orang tuanya Drs. A. Rasyid Baswedan dan Prof. Dr. Aliyah Rasyid Baswedan, M.Pd juga mendidik Anies dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Saat masih duduk di bangku SD, Anies rutin main ke perpustakaan Kedaulatan Rakyat (KR) di jalan Mangkubumi Yogyakarta, bukan karena Anies senang membaca buku saat itu, tetapi karena dia sangat senang bermain sepeda. Orang tuanya hanya membolehkan Anies kecil menggunakan sepeda ke perpustakaan Kedaulatan Rakyat. Dari situlah kartu perpustakaannya dipenuhi dengan cap peminjaman buku dengan sendirinya minat baca dalam diri Anies kecil tumbuh.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==