Bedah Karya Relawan Gurila Angkasa Pura II bersama Gol A Gong

“Saya mulai dengan membedah karya Alfian Ahsan yang berjudul; Tirtosari, Oase di Tengah Erupsi Semeru. Tulisannya sudah bagus namun perlu ditambahkan detail lokasi dan kondisi sekitar. Bisa diawali dengan kondisi paska rescue di lokasi bencana. Kemudian kondisi relawan secara umum, dan menunjuk kondisi penulis serta timnya. Perhatikan juga tanda bacanya,” ujarnya.

Ia manambahkan, beberapa hal yang terpenting dalam menulis kisah inspiratif adalah kronologis, beri tips, saran, atau solusi kepada pembaca sesuai dengan basic penulis.

“Bisa menggunakan cara-cara seperti: how to get there, how to stay, how to pray, how to eat… tuliskan pengalaman-pengalaman secara kronologis dan detail,” tambahnya.

Tidak lupa, peserta yang sudah meulis tugas dengan baik, Mas Gong memberi hadiah buku.

Amirzal, selaku Senior General Manager Commodity Development Angkasa Pura II memberi saran bahwa tuliskan pengalaman selama manjadi relawan Gurila Angkasa Pura II. Pasti ada proses suka dan duka menjadi relawan.

“Saya berharap, para peserta pelatihan hari ini ada yang menulis tentang makna dari relawan Gurila Angkasa Pura II; Gunung, Rimba, Laut,” katanya.

Setelah satu persatu peserta diulas karya-karyanya, Mas Gong memberikan tugas berikutnya: membuat tulisan lengkap kisah inspiratif menjadi relawan Gurila Angkasa Pura II sebanyak 4-5 halaman.

“Nanti malam, jam 8 dibahas tuntas tulisannya, untuk dibukukan. Jadi ada waktu sekitar 7 jam untuk menulis. Semangat,” ujarnya. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==