Agus Helfi Rahman – wartawan golagongkreatif.com
Menjadi guru dan juga penulis, kenapa enggak? Pertanyaan tersebut sebenarnya sering saya kemukakan sendiri dalam benak, sejak lama saya mengajar. Dalam pikiran saya, seorang guru seyogyanyalah juga seorang penulis. Di antara empat pilar kompetensi seorang guru, kecakapan menulis bersinggungan erat, terutama dengan kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional.

Seorang guru dituntut cakap dan terbiasa menuliskan gagasannya ketika berhadapan dengan tugas-tugas administratif. Bagaimana ia harus menulis rumusan soal yang baik agar dibaca dan diterjemahkan oleh siswa sehingga berbuah jawaban yang tepat, jika tak terampil berolah kalimat dengan kata-kata yang cocok? Juga ketika memberikan deskripsi atau keterangan atas nilai-nilai angka dalam rapor siswa, ia harus mempertanggungjawabkan nilai angka tersebut dalam bentuk deskripsi tulisan singkat dan tepat.


