Sesi kedua pukul 10:30 – 12:00 WIB dengan materi “Literasi Masyarakat”. Di sesi inilah Gong menjelaskan secara gamblang tentang program ramah anak di taman bacaan atau komunitas literasi.

Gong menjelaskan, program ramah anak di taman bacaan atau komunitas literasi diupayakan mengacu ke metode Ali bin Abi Thalib, Ki Hajar Dewantoro, dan Howard Gardner dengan multiple intelligence.

“Kemudian diramu dengan empat keterampilan berbahasa dan kebijakan Badan Bahasa yaitu Tri Gatra Bangun Bahasa,” tambah Gong ketika menyinggung program “Wisata Mengarang” untuk anak-anak di Rumah Dunia.

Gong mencontohkan program ramah anak reguler di Rumah Dunia. Mulailah dengan membuat maskot dan mars taman bacaan.


Kemudian program “arisan peran”, mengajak anak-anak berimajinasi menjadi orang lain. Ini bagus untuk perbendaharaan kosa kata. Caranya seperti ibu-ibu sedang arisan. Setiap anak mengambil satu gulungan kertas. Ketika dibaca, ada yang harus jadi anak yang nakal dan meminta maaf kepada orang tua, jadi orang gila, cleaning service, dan lain-lain.

Program reguler lainnya yang sudah lazim, mulai dari wisata gambar dan mewarnai, wisata dongeng dan kerajinan tangan, juga membacakan buku nyaring.



