Ya, kenapa lagi soal darurat buku? Tidak bisa kita pungkiri, menyadari kondisi “darurat buku”, sebagai Duta Baca Indonesia, tugas utama saya memperpendek jurang pemisah 1 buku ditunggu antrean sebanyak 90 orang. Sambil berkelakar, Dr. Adin Bondar, Deputi 2 Perpusnas RI bilang, “Jadikan 1 buku ditunggu 30 orang.” Saya tahu itu mustahil, tetapi saya harus berpikir, jangan mengemis, apalagi menyerah gara-gara persoalan ini.

Halaman: 1 2

