Cakrawala 16: Kebiasaan Membaca Membawaku Jadi Duta Baca Indonesia

Sepulang dari CBZ, 1974, aku membawa oleh-oleh buku yang kubeli di Lapangan Banteng atau Pasar Senen. Teman-teman kecilku datang ke rumah dan ikut membaca, bahkan sering membawa pulang bukunya dan tidak mengembalikannya lagi kepadaku. Aku menangis, karena bukuku habis. Kata Bapak dan Emak, “Nanti kamu akan punya perpustakaan yang lebih besar. Bahkan kamu juga menulis buku-bukunya.”

Apa yang Bapak dan Emak katakan ketika buku-buku koleksiku habis, terbukti benar. Itu merupakan doa. Dampak positif dari kebiasaan membaca selain aku memiliki wawasan baru, juga tidak pernah bisa diam. Aku pikir ini adalah sesuatu yang produktif. Terbuki aku bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti Gramedia, Kartini, Indosiar, dan RCTI.

Dari kebiasaan membaca pula aku menulis. Hingga sekarang sudah 126 buku yang kutulis. Selain novel, ada juga how to, kumpulan esai, antologi puisi dan cerpen, parenting, kisah inspiratif. Beberapa noelku ada yang disinetronkan dan dilayarlebarkan. Bagiku ini adalah hadiah dari Allah selagi hidup. Aku tinggal memikirkan bekal apa yang akan aku bawa nanti untuk kehidupan abadi berikutnya.

Komunitas Rumah Dunia sebetulnya sesuatu yang aku kerjakan bersama teman-teman untuk bekal nanti. Aku menyebarkan ilmu menulis yang sudah membuatku berdaya hingga kini. Puncaknya sekarang, Perpusnas RI mengukuhkan aku jadi Duta Baca Indonesia 2021-2025.

Jadi, sejak usia dini atau sekarang – tidak ada kata terlambat, mulailah membaca buku. Bisa buku ctak atau digital. Sama saja. Bisa datang ke perpustakaan atau e-library. Ayo, mumpung masih hidup, bacalah!

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==