Cerpen Sabtu: Lun dan Pasal Penghinaan

Karya Endang S. Sulistiya

Lunglai Lun mengayuh sepeda. Ia merasa kaki-kakinya mau patah. Ini bukan olahraga atau refreshing melainkan rutinitas yang membosankan. Tiap hari ia mesti mengayuh sepeda ke pasar. Bolak-balik. Mengantar barang dagangan dan juga istrinya. Berangkat dan pulang seperti itu terus setiap hari. Sementara jarak yang ditempuhnya dari rumah ke pasar berkisar sepuluh kilometer. Sedangkan berat badan istrinya kini membuatnya semakin payah saat mengayuh.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==