D’friska Bakery by Teras Bamboo: Ada Mimpi di Balik Roti

Setelah D’friska Bakery berjalan, Teh Friska berkeinginan membuat cafe dan mendatangi anak-anak muda untuk berkolaborasi membuat usaha cafe bareng.

“Teteh sediain tempatnya, nanti dibagusin. Teman-teman usaha di sini gak perlu sewa, tapi nanti kita kerja sama. Cuma perlu mikirin operasionalnya saja, bayar listrik, kebersihan dan bantu-bantu. Nanti kita ambil persentase,” cerita Teh Friska ketika mendatangi anak muda-anak muda yang mempunyai jiwa entrepreneur.

Ada banyak cerita dan mimpi bermula dari dapur itu. Aku juga dijelaskan proses membuat roti dan dikenalkan dengan bahan dan alat yang dipakai.

“Bikin roti itu bahannya gak terlalu banyak, hanya tepung, mentega, telur dan susu sebagai campurannya. Teh Friska tuh pake bahan-bahan yang enak, gak mau yang jelek. Tapi gimana caranya harga masih bisa terjangkau,” Jelas Teh Friska sambil menunjukkan bahan dan alat membuat roti.

Setelah ngobrol dan bercerita di dapur, aku di ajak ke depan dan disuguhkan Strawberry Latte dan roti D’friska Bakery. Dari segi bentuk dan penampilan Roti D’friska Bakery menggugah selera. Tekstur rotinya lembut, harum dan rasanya yang pas.

Aku mencoba varian pisang coklat, rasanya sangat nikmat. Selain lembut dan rasa manis dari rotinya, coklat yang dipadukan dengan pisang terasa manis dan tidak ada rasa pahit sedikitpun. Coklat dan pisangnya memiliki perpaduan rasa yang pas.

Ada sekitar 30 varian rasa, dari yang asin gurih, manis, pedas dan lain-lain. Harganya bervariatif mulai dari Rp 8.000. D’friska Bakery ini juga sudah bersertifikat halal dari MUI.

Kami berbincang hampir 2 jam, Teh Friska cerita banyak hal mulai dari mimpi, anak muda, Teras Bamboo dan masa depan, yaitu menjadikan tempat ini sebagai ruang belajar dan diskusi tentang kebantenan bagi anak muda. Itu sudah dimulai dengan #terasberdialog , yaitu diskusi tentang kebantenan setiap hari Kamis, sebulan sekali.

Pada Kamis 25 Agustus 2022, sudah diluncurkan #terasberdialog edisi pertama dengan tema Seberapa Besar Peran Masyarakat Banten dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia. Dialog tersebut menampilkan Embay Mulya Syarief dan Babay Sujawandi. Keduanya adalah aktivis dan pendiri Provinsi Banten.

Saat kunjungan ke Rumah Dunia 4 September lalu, Ramadhan yang ditunjuk Teh Friska mengelola #terasberdialog meminta Mas Gong jadi narasumber di episode berikutnya. “Alhamdullah, dari hasil diskusi dengan Mas Gong, disepakati tanggal 6 Oktober 2022, #terasberdialog edisi Oktober, Mas Gol A Gong dan Pak Boyke Pribadi bersedia jadi narasumber dengan tema Internalisisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus kami akan melaunching rumah baca di kafe Teras Bamboo,” jelas Ramadhan saat di wawancarai.

Aku sangat berterimakasih sudah diberikan kesempatan untuk berkunjung dan banyak mendapat insight dan sprit baru dari Teh Friska.

D’friska Bakery dan Cafe Teras Bamboo punya banyak cerita, ada mimpi yang mereka rawat bersama dan berusaha untuk mewujudkannya. Dimulai dengan niat yang baik dan cara yang humanis, semoga D’friska Bakery dan Cafe Teras Bamboo bisa sukses dan berkah selalu.

Silakan kunjungi Instagram D’friska Bakery @dfriska_bakery dan instagram Teras Bamboo @terasbamboo.id. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==