D’friska Bakery by Teras Bamboo: Ada Mimpi di Balik Roti

“Enak nih rotinya. Bikin sendiri atau beli?” tanya Mas Gong sambil memakan roti.

“Bikin sendiri Mas, kita jual di Teras Bamboo,” Jawab Teh Friska dengan ekpresi bahagia.

“Wah, menarik, nih. Coba kamu main ke teras Bamboo, tulis D’friska Bakery buat di golagongkrearif,” Mas Gong memberi tugas kepadaku.

Dengan senang hati aku bersedia datang ke Teras Bamboo dan menulis soal Roti yang dibuat oleh Teh Friska. Selain karena tugas dari Mas Gong, aku juga tertarik datang dan ingin mengulik cerita tentang Teras Bamboo dan D’friska Bakery.

Kamis siang 8 September 2022, Aku datang ke Cafe Teras Bamboo bersama Dika Firdan. Lokasinya di Blok Keputren RT.05/RW.01, Kel. Dalung, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang (di seberang petilasan Ki Mas Jong).

Suasana di Teras Bamboo asri dan sejuk karena banyak tanaman di setiap sudut cafe. Rangkaian bambu yang berdiri dan anyaman bambu di berbagai sudut cafe menegaskan konsep tradisional namun dikemas dengan modern dan kekinian, ditambah dengan spot-spot foto yang instagramable.

Order areanya berkonsep minimalis modern dengan kaca lebar menambah kesan elegan dan estetik. Ruangannya wangi dan tertata dengan rapi, cocok dijadikan tempat berfoto. Roti D’friska Bakery yang sudah dibungkus kemudian dipajang di etalase kayu terbuka di area order ini.

Area makannya bisa di kursi kayu dengan meja persegi panjang atau meja bundar dengan payung di atasnya seperti di pantai, bisa juga duduk lesehan di rumput buatan. Tempatnya luas, asri dan bersih, nyaman untuk sekedar berkumpul atau mengadakan acara.

Aku diajak oleh Teh Friska untuk melihat dapur tempat produksi D’friska Bakery. Dapurnya berkonsep tradisional Sunda dengan anyaman bilik bambu bermotif. Dapur yang menjadi awal mimpi Teh Friska membuat Cafe Teras Bamboo.

“Jadi di sinilah mimpi Teras Bamboo dimulai, cukup nekat dan berani. Bersama Pak Dadang, Senior Chief di Hotel Le Dian, kita berdua bikin pas Covid-19. Dengan tabungan yang ada, dimulai dengan bismillah. Awalnya jualan keliling, ada beberapa yang bantu. Alhamdulillah, sekarang akhirnya ada toko, jadi gak usah jualan keliling tinggal menaruh di toko,” kenang Teh Friska ketika awal-awal merintis.

D’friska Bakery dimulai ketika Ramadan 2021. Teh Friska yang bekerja sebagai penyelenggara seminar, namun saat pandemi Covid-19 tidak ada kegiatan. Akhirnya Teh Friska memutuskan membuat usaha roti secara mandiri.

“Teman saya saja yang sudah senior menjadi chief, susah mencari makan. Tapi dia masih bisa bertahan karena punya skill. Dari situ saya mikir, berarti kita sarjana punya ijazah, tapi gelar sarjana pun itu tidak cukup. Kita harus punya skill. Apapun gelarnya kalau skillnya gak ada, non sense,” kata Teh Friska.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==