Saya sangat beruntung bisa berkolaborasi dengan Doktor Yusqon yang baik hati. Kami memiliki visi-misi sama dalam membudayakan kegemaran membaca dan menulis. Saya dengan Safari Literasi, Pak Yusqon dengan program peningkatan budaya membaca seperti nanggap wayang di terminal.
“Sudah 2 kali pertunjukkan wayang dengan dalang level nasional dan internasional seperti Kientus Susmono dan Slamet Gundono. Kedua dalang itu sangat inspiratif karena penyebar virus ajakan membaca,” Pak Yusqon menyebutkan programnya.

Program unggulan lainnya seperti Seli- Sepeda Literasi. Petugas TBM Sakila Kerti memakai sepeda ketika membagi buku atau koran ke kios/langganan di sekitar terminal untuk dibaca secara bergiliran. Ini jemput bola, agar warga di terminal membaca.
Gerobak Literasi juga strategi jitu untuk peningkatan penghasilan warga belajar seperti pengasong. Mereka didorong membaca buku yang sesuai dengan literasi berhitung dan keuangan agar usahanya mengalami peningkatan.
Paling unik “Sakila Kerti Award”, yang diberikan kepada para tokoh literasi Tegal. Juga Kartini Award untuk para wanita di terminal setiap Hari Kartini yang sudah bisa menulis.

Dengan seabrek program literasi baca-tulis, hadiah Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2022 dari Perpusnas RI sangat pantas dan semakin membuat Pak Yusqon kreatif dan inovatif berkegiatan.
Nikmatilah, Pak Yusqon, hari pensiun bersama istri tercinta – Bu Sismiyati, guru SMPN 1 Kota Tegal dan 3 anak terkasih; Yuanisa Aisannafi, Muhamad Ilham Rilambang, dan Mujadid Amar Rahman.

Tapi ternyata tugas baru Pak Yusqon menanti. Sejak 2022 dia ditetapkan sebagai Ketua Umum PP Forum Perpustakaan Sekolah dan Madrasah.
Sehat dan semangat selalu, Pak Yusqon.
*) Gol A Gong, Duta Baca Indonesia 2021-2025 – Berdaya dengan Buku



