Ini hari kedua Library Tour, Senin 20 Juni 2022. Hari yang padat. Kegiatan pertama membaca buku bersama 1000 anak di Taman Samarendah Samarinda, 08:00 – 10:00 WITA. Kedua dari pukul 11:00 – 15:00 WITA di gedung Perpustakaan Kota Samarinda; saya mendongeng, memotivasi Kelas Menulis Mbak Denok, dan pelatihan menulis novel. Ketiga di Festival Pelangi Literasi di areal gedung Perpustakaan Kutai Kartanegara, 16:00 – 17:00 WITA.

Dari Kutai Kartanegara pukul 17:00. Masih ada 2 jam perjalanan lewat jalan tol Samarinda – Balikpapan. Luar biasa kemajuan Provinsi Kalimantan timur. Sudah sepantasnya wilayah ini memiliki jalan tol. Kalau perlu jalur kereta api dibangun unuk melayani kebutuhan jenis transportasi. Apalagi nanti setelah ada IKN alias Ibu Kota Negara.

Banyak yang pro dan kontra soal IKN ni. Tapi hampir seluruh masyarakat Kalimantan yang saya wawancarai setuju jika IKN dipindahkan ke Kalimantan Tiur dengan semangat pemerataan. Tidak bisa kita tolak karena Dewan Perwakilan Rakyat sudah resmi mensahkan Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN). Ketua DPR RI Puan Maharani mengetuk palu setelah secara aklamasi disetujui para anggota rapat paripurna ke-13 DPR masa sidang 2021-2022 pada Selasa 18 Januari 2022 lalu. Semua secara kompak menyetujui bahwa Ibu Kota Negara yang baru itu diberi nama Nusantara kecuali Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.

Kembali ke Library Tour. Kami kini dalam rombongan satu bus. Tiba pukul 20:00 WITA, langsung menuju Balikpapan Plaza. Saya sudah sering menjadi nara sumber di Balikpapan. Bahkan menginapnya persis di depan Balikpapan Plaza. Sekitar tahun 2015, bersama Badan Bahasa. Terakhir saat saya dan Jack Alawi Tour Borneo tahun 2018 bersama Pristiawan Bayuaji – Area Menejer Bank Permata, diskusi soal film Balada Si Roy.

Kegiatan Library Tour di Balikpapan Plaza adalah Temu Pegiat Literasi dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba bercerita. Saya didaulat untuk memberikan hadiah epada pemenang pertama. Setelah itu diskusi literasi bersama Syafruddin Pernyata. Komunitas Penulis Balikpapan hadir. Kami janjian akan bertemu lagi hari Minggu tanggal 26 Juni 2022 di Cafe Motobaik, Balikpapan.

Setelah sambutan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Balikpapan, Sutadi, ada beberapa anak yang bertanya, bagaimana saya bisa menulis sebanyak 126 buku. “Bagaimana bisa mencari ide sebanyak itu?” tanya si anak. Saya mencoba menjelaskan dengan cara anak-anak, bahwa mencari ide cerita itu bisa dimulai dari yang dekat, misalnya keluarga.

Pukul 22:00 Balikpapan plaza tutup. Library Tour selesai. Kami satu bus menuju Hotel Horison Balikapan. Mobil Selasa besok, 21 Juni 2022 , acaranya lebih meriah di Gedung Perpustakaan Kota Balikpapan. Tadi saya janjian dengan Pristiawan Bayuaji – pemilik Motobaik Cae balikapan – makan malam pukul 23:00. Aji menjemput ke hotel. Kami makan coto Makassar.



