Sejak tahun 2020 bersamaan dengan pandemic Covid-19 ternyata saya cukup produktif menulis. Selain saya terlibat dalam dua buku pembuka di atas, saya juga sedang menunggu kiriman buku cetak Leksikon. Buku Leksikon berisi kumpulan tulisan yang ditulis oleh pegiat literasi di Indonesia. Buku antologi ini digagas oleh Gol A Gong, Duta Baca Indonesia.

Gol A Gong memilih langsung penulis yang menurutnya layak bergabung dalam antologi Leksikon. Alhamdulillah, saya dipercaya sebagai salah satu pengisi dalam buku tersebut. Buku tersebut saat penulisan esai ini sedang dalam pengiriman. Tentu saja saya tidak sabar menunggu hari “H” buku itu sampai ke tangan saya. Tidak sabar ingin memegang buku tersebut, memandang covernya, meraba sampulnya, dan melihat layout isi buku yang ada tulisan saya di dalamnya. Sebuah suasana perasaan yang membuat hati sangat gembira. Buku Leksikon ini diterbitkan oleh Perpusnas Press. Satu lagi buku terbitan Perpusnas Press melalui program Inkubator Literasi Papua Barat juga tersemat nama saya di sana.

Buku Inkubator Literasi Papua Barat merupakan kumpulan tulisan yang dipilih melalui sayembara. Saya beryukur bisa lolos sebagai pemenang sayembara tersebut. Tentu saja saya akan menerima hasil terbitan buku tersebut, apalagi diterbitkan penerbit Perpustakaan Nasional yang tidak semua orag punya kesempatan emas tersebut. Menuggu buku tersebut selesai dicetak dan sampai di tangan saya adalah kejutan. Saya tidak sabar menunggunya. Akhir kata, teruslah menulis, ciptakan kejutan-kejutan kecil yang melahirkan bulir-bulir rasa gembira. Inilah nikmat menulis yang perlu Anda ketahui.




