Jadi Volunteer Nonsan Strawberry Festival 2025

Oleh Natasha Harris

Nonsan Strawberry Festival 2025 menjadi pengalaman pertamaku sebagai volunteer di acara besar. Acara ini diadakan di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, dari tanggal 13 sampai 16 Februari. Awalnya aku ditugaskan sebagai translator di games section, tapi seiring berjalannya waktu, aku dipindah ke booth penjualan strawberry sebagai translator juga. Tapi kadang aku juga melayani pembeli, karena peminatnya bangak banget. Tugasku sempat berubah-ubah, jadi aku harus cepat beradaptasi dengan situasi baru.

Aku juga baru pertama kali ke Mall Kota Kasablanka, dan ternyata luas banget mallnya. Bolak-balik dari satu tempat ke tempat lain cukup bikin capek. Tapi ada satu hal yang bikin pengalaman ini makin seru, banyak banget orang Korea yang datang ke acara ini!! Jadi dibandingkan aku mikirin pegel dan capeknya, aku lebih excited karena aku banyak berinteraksi dengan pembeli.

Aku bener-bener gak nyangka kalau di Indonesia ternyata ada banyak orang Korea dan antusias banget sama festival ini. Hal lain yang bikin aku kaget adalah kedatangan bapak Baek Sung Hyeon, walikota Kota Nonsan. Dari situ aku sadar kalau acara ini memang gede dan punya perhatian besar dari pihak Korea Selatan.

Oh ya, alasan utama aku daftar jadi Volunteer Nonsan Strawberry Festival 2025 karena selain dapat uang sambil sekalian improve bahasa Korea dan Inggris. Selama acara, aku sering ngobrol langsung sama orang Korea, baik panitia maupun pengunjung, jadi volunteer ini buatku adalah kesempatan bagus buat praktik bahasa secara langsung. Selain itu, karena tugasnya sering berubah-ubah, aku belajar buat lebih fleksibel dan cepat tanggap dalam berbagai situasi.

Walaupun capek, pengalaman ini berharga banget. Aku ketemu banyak orang dengan berbagai karakter, dan belajar adaptasi sama perubahan yang cepat. Interaksi langsung dengan orang Korea juga bikin aku makin paham budaya mereka. Overall, ikut volunteer di Nonsan Strawberry Festival 2025 adalah pengalaman seru yang gak cuma bikin aku berkembang, tapi juga jadi kenangan berharga buat diceritakan.

*) Jakarta, 16 Februari 2025
*) Natasha Harris, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Korea, UPI Bandung dan Relawan Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==