Gol A Gong memberikan saran kepada peserta KMRD agar tidak merasa ragu dalam menulis. “Seringlah merespon, tidak usah takut,” ujar Gol A Gong
Untuk mahir dalam menulis sangat dibutuhkan jam terbang dan berlatih terus-menerus. Keraguan dalam menulis bisa menghambat kita untuk berkembang. Solusi yang diberikan oleh Gol A Gong kepada peserta KMRD adalah untuk tidak memberikan batasan dalam menulis.

“Dalam jurnalistik itu adalah sense of crisis kita, kalau sekali kita membatasinya dengan rasa takut tulisan kita akan menjadi jelek, maka sudah.” ujarnya
Terkadang, di dalam proses pembelajaran yang selalu membatasi kita untuk maju dan berkembang adalah kecemasan dan perasaan takut. Keduanya ini selalu menjadi penghalang seseorang untuk berkarya. Tak jarang mereka yang sedang menekuni hal tertentu berhenti di tengah jalan karena merasa tidak mampu ataupun merasa hasilnya tidak sempurna. Padahal dalam proses belajar, kesalahan adalah suatu hal yang wajar, semakin banyak kita salah maka akan semakin banyak pula pelajaran yang kita dapatkan.

Dalam proses belajar jurnalistik, kebebasan kita dalam menulis sangatlah diperlukan. Hal itu akan membantu kita dalam mengasah kemampuan sedikit demi sedikit. Kebebasan ini juga dapat merangsang kreativitas kita dan melatih diri untuk tidak takut terhadap penilaian orang lain.



