Mahasiswi lainnya, Etika Nurmala yang berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Hasanuddin Banten, menjelaskan bahwa dirinya belum pernah membaca dan menuliskan karya dengan tema travel writing.

“Saya merasakan bahwa tulisan saya masih seperti makalah atau artikel, belum memenuhi unsur yang sudah dijelaskan Mas Gong,” ucap Etika.
Selain Gol A Gong, membaca kembali karya tulis catatan perjalanan dengan topik wisata sejarah, kulier, alam, dan tokoh inspiratif di Pandeglang, dilakukan Abdul Salam dan Rudi Rustiadi. Mereka mengingatkan agar peserta GenBi memerhatikan tanda baca.

Di akhir, Gol A Gong memberikan saran terkait isi kepenulisan kepada para peserta. Sebab belum menampakkan sisi khas catatan perjalanan dalam cerita yang ingin disampaikan oleh penulis.
“Kalau bisa, sisipkan juga aspek ekonomi dalam penulisan catatan perjalanannya, sehingga ada nilai plus ketika membaca karya kalian!” tegasnya mengakhiri pertemuan bersama GenBI.

Rencananya tulisan GenBi ini akan dibukukan. Jika proses revisi lancar, Agustus 2023 terbit. Kita tunggu, ya. (*)



