Khafid Umam: Dididik sang Ayah untuk Mandiri

Karena sering diminta jadi sopir untuk belanja baju, dalam hati kecilnya muncul keinginan untuk juga mencoba bisnis baju serba 35 ribu.

Akhirnya, awal 2018, Umam semakin yakin untuk memulai bisnis baju. Tapi yakin saja belum cukup. Ia bingung mencari modal awal. Umam akhirnya bercerita pada orang tua soal niatan bisnis itu. Tapi mereka belum bisa bantu.

Setelah lulus kuliah pada Agustus 2018, bisnis bajunya belum juga terwujud. Akhir tahun 2018 Umam melamar gadis impiannya, Tuti Khaeriyah (24).

“Setelah lamaran itu, hati saya mulai bergejolak. Gimana caranya agar saya punya uang banyak. Saya waktu itu sudah kerja di Jakarta. Tapi entah kenapa, jadi karyawan saya merasa bukan passion saya. Kerja ngerasa enggak nyaman aja. Harus bangun pagi, nungguin di tol, mesti naik bis ke Jakarta. Akhirnya saya diskusi sama orang tua. Bilang kalau saya pengen ngikutin jejak Abah saja bisnis jualan. Sepertinya lebih asyik,” papar ayah satu anak ini.

Umam mengaku, kenapa dirinya akhirnya termotivasi ingin ada di jalan bisnis, karena melihat Ayahnya yang sudah cukup sukses di bisnis gorden. Umam yakin, dia juga bisa sukses sepertinya ayahnya.

Tapi, mau memulai bisnis baju serba 35 ribu, Umam lagi-lagi terbentur modal. Sampai akhirnya orang tua mengusahakan mencari modal buatnya. Umam kemudian dikasih peluang modal.

“Waktu itu orang tua jual mobil pick-up. Bismilah, akhirnya mobil pick-up dijual. Ada uang 80 juta buat modal awal saya.

Saya tanya-tanya ke tetangga orang Padang yang jualan baju itu. Saya bilang ke dia, kalau saya ikut jualan baju serba 35 gimana? Boleh ga? Saya langsung minta diajarin. Alhamdulillah si abang itu baik banget. Dia malah suport saya dan bersedia anter saya ke Jakarta buat belanja ke langganan-langganannya,” terang Umam.

Setelah mengantongi modal, Umam diantar ke Jakarta untuk belanja. Dari pagi hingga siang hari Umam diantar tetangga itu.

“Alhamdulillah tetangga orang Padang ini baik banget. Mau nganter-nganter sampe di tempat-tempat langganan dia. Dan ternyata cari tempat baju serba 35 susah juga. Mesti pilih-pilih. Karena kita cari barang yang memang bisa dijual 35 ribu itu udah dapat untung,” kata pria yang hobi badminton ini.

Waktu itu Umam menghabiskan modal untuk memborong baju pakaian anak dan dewasa saja sekitar 35 juta rupiah. Sisa uangnya digunakan untuk membeli rak baju dan lain-lain. Total modal Umam jadi 50 juta.

“Awal saya bisnis baju serba 35 ribu di tahun 2019 penjualannya masih lumayan. Saat Pandemi dulu, masih lumayan penjualannya. Karena waktu itu baju serba 35 di Serang sedang ramai. Tapi pas pertengahan pandemi 2020 hingga awal 2021 penjualan baju serba 35 turun drastis. Yang tadinya per hari bisa laku 50 potong, tahun-tahun itu jadi turun,” jelasnya.

Tapi Umam tak patah semangat. Ia terus bertahan dengan bisnis bajunya. Setelah masa-masa Pandemi mulai lewat, penjualan baju miliknya kini ramai kembali. “Alhamdulillah sekarang sudah mulai stabil lagi. Barangkali kuncinya tetap sabar, fokus dan saya terus meningkatkan kualitas produk. Mulai dari pemilihan baju yang makin bagus, serta kekinian, dan yang paling penting harga yang makin serba murah, tapi enggak murahan!” jelasnya.

Dari keuntungan bisnis baju itu, Umam mengaku sudah bisa balik modal. “Alhamdulillah juga dari hasil bisnis ini bisa kebeli mobil pribadi dan membangun untuk gubuknya (rumah pribadi-red),” kata Umam.

Umam juga memberikan motivasi untuk orang-orang yang baru memulai bisnis atau punya niatan untuk terjun di dunia bisnis. “Jadi yang pertama, jika hendak memulai bisnis kuncinya jangan ragu. Misal ragu nanti jualan saya ini bakal laku atau enggak. Nantinya bakal bangkrut atau enggak.  Dan akhirnya setelah dijalani dengan rasa ketidak percayaan kita, itu memang mempengaruhi hasil. Saran saya bagi para pemula, lebih ke action saja. Daripada kebanyakan mikir-mikir mau bisnis apa, tapi enggak gerak-gerak! Jangan kebanyakan mikir, langsung tancap gas saja. Nanti sambil jalan baru evaluasi. Untung rugi mah itu sudah jadi resiko. Yang paling penting, jangan diawali dengan rasa tidak percaya diri!” pungkasnya. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==