Ya, sejatinya aku akan hadir ke acara penyerahan hadiah di Senovarti Jakarta dengan diantar ketiga anakku. Bahkan nyaris di tengah malam aku sudah mengganggu Agnes sepupuku untuk menanyakan rute ke lokasi, dari arah Serang, Banten. Agnes malah mencarikan rute terbaik yang minim kemacetan. Makasih, sista 😘🙏

Lalu kemudian aku berpikir lebih dalam lagi, menimbang banyak hal, hingga aku minta maaf ke anak-anak untuk membatalkan rencana. Pasti mereka kecewa. Pasti sangat kecewa. Tapi di sisi lain, aku harus mempertimbangkan kondisi lokasi yang rawan macet saat pulang. Sedangkan anak-anak merencanakan mengunjungi beberapa lokasi di Jakarta Selatan.

Memikirkan mereka akan lama di jalan, aku yang akan lama menunggu dijemput, belum lagi kemungkinan anak-anak lelah dihadang kemacetan lalu bete, dan lain-lain benar-benar membuatku tidak tenang tengah malam itu.
Akhirnya aku putuskan berangkat naik travel saja. Ada Ai, relawati Rumah Dunia yang juga diundang sebagai salah satu pengirim naskah lomba yang terpilih hadir. Jadi anak-anak pun nggak khawatir karena emaknya punya teman jalan.

Untunglah pemesanan travel lancar, padahal aku booking online di dini hari, saat itu juga. Setelahnya aku bisa tenang menyiapkan segala sesuatu.
Di lokasi acara aku lebih banyak mendengarkan perempuan-perempuan di sekitarku berbicara. Betapa hebat dan menginspirasinya! Cuma kali ini giliranku meraih tempat pertama. Siapa tahu merekalah pemenang berikutnya.
Bersambung ke 2


