Kalau boleh mengandaikan, Rumah Dunia ibarat Gang Paneleh di Surabaya. Sebuah rumah kos-kosan bercat putih-hijau di gang sempit empunya boss Sarekat Islam, Hadji Oemar Said (H.O.S) Tjokroaminoto.

Seperti halnya di gang Paneleh, di Rumah Dunia juga tumbuh anak-anak muda revolusioner dan progresif di Banten. Para relawannya membaca, menulis, berdebat, berdiskusi, merayakan pesta literasi, menyelenggarakan dikusi-diskusi politik seperti Musso, Alimin, Kartosuwiryo, Semaoen dan Sukarno. Mereka juga berinterkasi dengan masyarakat di lingkungannya, bahkan menembus batas wilayah Banten.


