Musyawarah mufakat itu bagian dari bentuk literasi budaya dan kewargaan, mengingat area depan Rumah Dunia yang berada di tengah-tengah perkampungan dan berdempetan dengan beberapa rumah warga perlu kerjasama dan membangun kekompakan antara warga sekitar dengan relawan Rumah Dunia, terutama soal kebersihan.

“Saya berterimakasih kepada masyarakat Ciloang sudah banyak membantu, lebih dari 10 tahun area depan Rumah Dunia dibangun terbuka tanpa pagar, itu sengaja dilakukan supaya tidak ada sekat,” jelas Mas Gol A Gong kepada warga sekitar.

Mas Gong menambah bahwa area depan Rumah Dunia harus dijaga bersama-sama terutama soal kebersihannya. Oleh karena itu, warga sekitar Rumah Dunia dikumpulkan dan bermusyawarah terkait dengan solusi dari permasalahan kebersihan.
“Kalau halaman Rumah Dunia bersih dan warganya kompak, InsyaAllah orang yang berkunjung senang dan nyaman,” kata Mas Gong.

Dari musyawarah tersebut, disepakati bahwa warga sekitar Rumah Dunia akan bersama-sama kerja bakti setiap hari minggu pagi, Kang Roni dan Kang Lukman yang ditunjuk sebagai koordinator kerja bakti.

Kang Roni dan Kang Lukman menjelaskan bahwa sebelum dibentuk kelompok kerja bakti, warga sekitar membersihkan sampah secara individu.
“Sebelumnya, masyarakat membersihkan sampah masing-masing dan belum ada koordinator sehingga belum maksimal. Semoga dengan disepakatinya gotong royong setiap hari minggu ini masyarakat menjadi lebih kompak lagi dalam hal kebersihan,” jelas Kang Lukman saat diwawancarai.

Kang Roni menambahkan bahwa minggu besok sudah mulai kerja bakti dan membangun tempat sampah permanen bersama-sama.

“Semoga kedepannya Rumah Dunia lebih bersih, lebih nyaman dan banyak acara. Kalau banyak acara di Rumah Dunia, masyarakat sekitar kecipratan rezeki juga,” Harap Kang Roni.



