Oleh Muhzen Den
Bulan Februari merupakan bulan yang dinanti-nanti pasangan muda-mudi atau pasangan yang memperingati Hari Kasih Sayang (Hari Valentine) menurut kebudayaan Barat. Namun, bagi sekolah dasar beralamat di Kampung Pakopen, Desa Tegalsari, Kecamatan Purwasari, Karawang, bulan ini adalah bulan berdagang yang dianjurkan Rasulullah Saw.
“Tema market day hari ini adalah meneladani bisnis ala Rasulullah Saw dengan menanamkan jiwa entrepreneur sejak dini. Sebab, tujuh keajaiban rezeki menurut Rasulullah salah satunya berjualan. Nah, anak-anak di market day kali ini akan mempraktikkan cara berdagang. Selain itu, market day ini juga salah satu program tahunan sekolah yang rutin dilaksanakan,” ujar Ibu Ida Sadiah, S.Pd., selaku kepala Sekolah Alam Inaratul Islam saat sambutan pembukaan market day untuk kelas 1 & 2.

Market Day bertema Meneladani Bisnis ala Rasulullah Saw dengan Mengenalkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, ini akan dilaksanakan tiap hari Jumat selama Februari. Untuk pekan pertama, Jumat (6/2/25), market day diisi para siswa kelas 1 dan 2 yang berdagang dengan target konsumen kelas 3, 4, 5, 6, dan kelas SMP. Bahkan, orang tua wali murid pun dipersilakan jajan di acara ini.
Lebih dari ratusan siswa-siswi dari beberapa kelas SD dan SMP itu memadati stand dagangan kelas 1-2 di Aula Utama. Bahkan, beberapa siswa tidak sabaran untuk menikmati produk jajanan tersebut.

“Wah, padat banget. Mau jajan harus berdesakan,” kata Ferisah siswa kelas 4B.
“Iya, saya juga cuma dapat segini,” timpal Zahra teman sekelasnya sambil menunjukkan jenis makanan yang dibeli.
Sementara beberapa siswa lainnya setelah membeli jajanan ada yang lesehan duduk di lantai dan ada juga dibawa ke kelas masing-masing. Pokoknya, antusias para siswa dalam membeli jajanan sangat tinggi. Sebab sebelumnya, pihak sekolah juga menganjurkan setiap siswa membawa uang Rp20.000 sampai dengan Rp50.000 pada acara kali ini.
Para guru kelas 1-2 beserta para siswanya yang berjualan tampak kewalahan, tapi Alhamdulillah, produk jajanan mulai berkurang dan habis dibeli.

“Keuntungan dari acara market day sebagian untuk kas kelas. Karena setiap produk jajanan yang dibuat para wali murid, ada 10 persen atau lebih untuk kebutuhan kelas,” ujar Bu Tri salah satu guru kelas yang para siswanya berdagang.
Program market day Sekolah Alam Inaratul Islam akan berlanjut pada pekan berikutnya. Setelah pekan pertama kelas 1-2, maka pekan berikutnya market day ada kelas 3-4, kemudian kelas 5-6, dan pekan terakhir kelas SMP 7-8-9. Target konsumen masih para siswa yang ada di lingkungan sekolah naungan Yayasan Inaratul Islam.



