Agenda Kado Lebaran ini sudah berlangsung sejak awal Rumah Dunia berdiri tahun 2002 dan sampai saat ini masih berjalan. Sedangkan Nyenyore dimulai sejak 2010.
Di Tahun 2022, saya diberi kesempatan untuk menjadi ketua pelaksana acara Nyenyore dan Kado Lebaran dengan tema “Sinergi Membangun Literasi” menu acaranya meliputi diskusi kreatif, ekonomi kreatif, konten kreator, bedah buku, dan buka puasa bersama.

Diskusi di Nyenyore menjadi alternatif kegiatan untuk mahasiswa, teman-teman komunitas, dan masyarakat umum untuk mengisi waktu berpuasa dengan diskusi dan bedah buku. Selain mendapatkan ilmu dari pemateri yang kompeten di bidangnya. Rumah Dunia juga menyediakan takjil dan makanan gratis untuk peserta Nyenyore.

Nyenyore menjadi menarik karena dikemas secara mengasyikkan dengan diskusi dan bedah buku yang mampu menstimulus peserta untuk dapat berpikir kritis dan mulai berkarya dengan passion masing-masing. Kegiatan diskusi semacam ini adalah kegiatan intelektual yang cocok untuk melengkapi kegiatan spritual di bulan Ramadan.

Selama saya kuliah di Untirta, kegiatan semacam Nyenyore Rumah Dunia atau menunggu waktu berbuka puasa dengan diskusi atau bedah buku tidak dilakukan secara kontinuitas oleh kampus. Padahal kegiatan intelektual seperti itu menjadi kewajiban perguruan tinggi yang ada di dalam tri dharma perguruan tinggi


Kampus seperti Untirta yang secara infrastruktur dan sumber daya manusia sudah memadai sangat bisa melakukan hal itu. Apalagi dibarengi dengan kegiatan spritual seperti yang dilakukan oleh Masjid Kampus UGM di mana ceramah terawih disampaikan oleh Doktor dan Professor dengan pembahasan yang akademis.

Mungkin saja, kegiatan-kegiatan diskusi dan bedah buku sudah dilakukan oleh civitas academika di Untirta secara mandiri, tetapi belum banyak keterlibatan kampus dalam kegiatan tersebut.

Sebagai mahasiswa, saya berharap Untirta dapat mengemas acara Ramadan di kampus menjadi lebih menarik dan kontinuitas seperti yang dilakukan oleh Rumah Dunia pada acara Nyenyore atau yang dilakukan oleh Masjid Kampus UGM dengan ceramah tarawih yang kental akan unsur akademiknya. (*)



