Banyak barang-barang lama saya yang hilang, termasuk buku-buku tua saya. Tapi saya memakluminya, karena semua koleksi saya bercampur dengan Rumah Dunia. Sudah setahun ini saya menatanya pelan-pelan. Untuk uji coba, beberapa kampus dan sekolah saya terima keika penasaran ingin berkunjung.


Saya berharp, Museum Literasi Gol A Gong ini sebagai warisan untuk keluarga besar dulu; anak-cucu saya. Kemudian semoga bisa jadi warisan budaya bagi Banten atau bahkan Indonesia. Memang perlu dana. Tapi saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkannya.




Halaman: 1 2

