Terlebih ketika kamu melakukan hal sama di rumahmu; kamu membeli banyak rak dan mengisinya dengan buku, kemudian kamu membuka pintunya lebar-lebar, agar orang-orang di sekelilingmu bisa merasakan manfaat dari membaca.


Kamu membangun perpustakaan di dalam rumahmu untuk kepentingan orang banyak. Saya, Tias, dan keempat anak kami bersama para relawan membangun perpustakaan yang saya beri nama: Rumah Dunia.


Rumah Dunia adalah “memindahkan dunia ke dalam rumah lewat jurnalistik, sastra, dan film”. Saya menulisnya: Rumahku Rumah Dunia, Kubangun dengan Kata-kata.”
Gol A Gong


Halaman: 1 2

