Pada pembahasan materi Travel Writing, Gol A Gong menjelaskan Travel Writing atau biasa disebut catatan perjalanan, ia memaparkan macam dan jenis tulisannya.
“Catatan perjalanan merupakan cabang dari jurnalistik, ditulis feature perjalanan, disertai fakta, dan saat menuliskannya dengan gaya fiksi atau sastrawi,” ungapnya.
Gong melanjutkan, bahwa saat melakukan perjalanan ada enam hal yang harus diperhatikan dan harus dituliskan.

“Dalam tulisan harus mengandung how to get thare, how to stay, how to eat, city tour atau tourris attracttions, how to shop, dan how to pray,” tambah Gong.
Selain itu, Gong juga memaparkan sembilan nilai hidup travel writing saat melakukan perjalanan.
“Saat treveling harus disiplin waktu, mandiri (ekonomi), religius, seni, fashion, antropologi, sosiologi, filosofi, dan toleransi,” jelasnya.

Pada akhir sesi materi, Gong mengajak peserta melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lain dan menuliskannya.
“Menulis catatan perjalanan harus melakukan perjalanan, bisa dari satu kota ke kota lain, atau terkadang kita tidak sadar sebetulnya kita melakukan perjalanan setiap harinya, seperti ke wisata kota, pasar, ke rumah sakit, nonton pameran, ke pantai, atau ke musium. Hal itu bisa juga dituliskan,” tutup Gong.


