Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe
LAYANG-LAYANG ADALAH GURU HARAPAN
harapanku melayang-layang, tersangkut di ranting pohon menjulang,
di sana ada layang-layang malang, dibakar matahari, ditampar angin,
dihunjam hujan; kini ia tinggal rangka. benang telah diputuskan angin,
ia telah terbiasa sendiri. hari-hari mati, harapannya terus menyala.
harapanku malu, pelan-pelan pulang ke dalam badan,
melengkung dalam jantung, mengingat panjang benang Tuhan
ujung ke ujung.
Kubang Raya, Januari MMXXIV



TENTANG PENYAIR: Muhammad Asqalani eNeSTe. Kelahiran Paringgonan, 25 Mei 1988. Menulis puisi
sejak 2006. Buku puisinya yang akan terbit adalah Ikan-ikan Kebaikan Terbang dari Sungai ke Langit Lengang. Ia mengikuti Residensi Seniman Riau 2023. Adalah salah satu emerging di Balige Writers Festival (BWF) 2023. Sehari-hari ia bekerja sebagai Mentor Menulis Puisi di Asqa Imagination School (AIS). IG: @muhammadasqalanie . WA: 081949402585

PUISI MINGGU terbit setiap hari Minggu. Silakan mengirimkan 5 hingga 10 puisi tematik. Sertakan foto diri dan gambar atau foto ilustrasi untuk mempercantik puisi-puisinya. Tulis bio narasi dan pengantar singkat. Kirimkan ke email : gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 150.000,-. Sertakan bank dan nomor rekeningnya.

SEGERA TERBIT:


