
Regenerasi itu keharusan di Rumah Dunia karena visinya “mencerdaskan dan membentuk generasi baru”. Itu spirit keorganisasiannya, agar lahir sifat pemimpin yang melayani, bukan pemimpin ingin dilayani. Sedangkan literasi baca-tulis adalah kegiatan keseharian untuk meningkatkan kapasitas mereka. Versi Toto St Radik, “Simpan golokmu, asah penamu.” Versi saya, “Saatnya otak, bukan otot”. Dan Firman secara tegas, “Potong generasi!” Kata Rahmat Heldy Hs , “Relawan harus go internasional.”

