Balik lagi pada penutup cerita novel ini. Myrna mengatakan sejujurnya di kamar, empat mata dengan Winata bahwa tidak bisa melangsungkan pernikahannya besok dengan penolakan yang halus—musabab ada Luc Sondak datang.
“Nikahlah dengan perempuan baik. Nia perempuan yang kebetulan sangat mendambakan figur lelaki seperti akang. Nikahlah dengan dia. Dia mengagumi akang. Dia melihat akang sebagai polisi yang sama jujurnya seperti abahnya.” (606).

Jelaslah Winata tidak mudah menerima saran Myrna—sebab Winata belum kenal lama dengan Nia. Akan tetapi, besoknya Shinta mengumumkan kepada hadirin yang hadir di pesta pernikahan bahwa yang menikah dengan Myrna bukan Winata.
“Di dalam pernikahan yang bapak ibu terima, disebutkan bahwa pernikahan hari ini adalah pengantinnya Myrna dengan Winata. Memang betul. Tapi yang lebih betul sesuai permainan April Mop atau April Fool’s Day adalah kedua pengantin itu akan hadir di sini dengan pasangannya masing-masing: Myrna dengan Profesor Luc Sondak, dan Superintendent Winata dengan Nia.” (606).
Jebul!
Serang, 1 Juni 2022
Saepurrohman adalah relawan Rumah Dunia. Dia sarjana dari UIN Banten. Bercita-cita kuliah di Al Azhar, Kairo Mesir, tapi gagal karena pandemi Covid-19.
RESENSI BUKU: Ini adalah halaman resensi buku. Perasaanmu setelah membaca buku. Jika Anda sudah membaca buku, apa yang Anda rasakan? Tuliskan di sini. Sertakan foto diri, buat ilustrasi foto Anda dengan cover buku yang Anda resensi. Ada uang sebagai ganti pulsa sebesar Rp. 100 ribu dari Honda Banten. Kirimkan resensi Anda antara 700 – 1000 kata ke email: gongtravelling@gmail.com .


