Hartanti merupakan Ibu dari Varsha sekaligus orang yang akan mengurus Regen untuk sembuh dari penyakit menyeramkan yang dideritanya, juga yang membawa Regen dan Varsha pada pertemuan dan kebetulan tak terduga. Sejak hari itu tanpa sadar hidup mereka akan selalu terikat satu sama lain.

Setelah perpisahan bertahun-tahun, Awan bertemu dengan Hartanti dirumah sakit. Namun hari itu jugalah pertemuan terakhir kalinya. Namun merupakan pertemuan pertama Regen dan Varsha meskipun mereka tidak saling menatap jelas satu sama lain. Semua serba kebetulan, kebetulan-kebetulan dalam kisah ini seolah membuat pazzel sendiri untuk Regen dan Varsha bisa kenal lebih jauh dan semakin erat. Selain nama mereka yang kebetulan memiliki arti sama juga ada cerita belakang dari kedua orang tuanya.

“wan, tidak seharusnya aku melakukan ini” ujarnya pelan
“Har….”
“Aku masih punya anak dan suami”
“Kamu, adalah laki-laki baik paling tulus yang pernah saya temui”
“Saya bersyukur sudah dipertemukan denganmu”

Saya suka dengan karakter Awan dan Hartanti untuk memilih tidak menjalin hubungan lebih dari pada teman. Prinsip yang menjadikannya kuat ialah “Bahwa sesungguhnya, hakikat tertinggi dari mencintai adalah melepaskan”. Sangat jarang seorang mengorbankan keegoisan demi kebahagian banyak pihak, karena tahu itu akan berakhir menyakitkan. Nggak ada cinta sebaik dan sejati itu tapi Awan dan Hartanti berhasil membuktikannya!

Sebuah kebetulan Hartanti yang sudah dianggap Regen sebagai sosok Ibu untuknya ternyata adalah Ibu dari wanita yang dicintainya. Regen mempertanyakan hal yang sama. Kenapa Varsha anak dari Hartanti? Kenapa dari semua perempuan harus Varsha?



