“Alhamdulillah orang tua datang. Peraturannya pendamping enggak bisa masuk. Jadi ketemu di asrama. Hihi,” kata Rohman – sapaannya, yang sehari-hari jadi relawan Rumah Dunia. Ia lahir di Menes pada 17 Mei 1999. Buku pertamanya Moderasi Beragama Dalam Lintasan Sejarah terbit di Media Madani, 2020.



Rencana selanjutnya? “Wisuda dan nyari kerja. Realistis aja dah hidup mah. Jangan ngabisin waktu yang tidak menentu,” jawabnya. “Ada keinginan segera bekerja untuk mengumpulkan dana persiapan S2 seperti yang dilakukan oleh sahabat terdekat. Bukan karena tidak ada yang menawari, tapi aku masih melatih diri dan mencoba sedikit mengabdi. Insya Allah, kalau kita ikhlas akan ada jalan yang terbaik.”


Rohman mengaku, bahwa dia bisa kuliah di UIN atas biaya negara. Sebagai balasannya, “Saya akan mengabdi ke sebuah komunitas hingga Desember 2022. Dan saya memilih Komunitas Rumah Dunia. Sambil mempertajam keterampilan menulis!”
Selamat, ya!
Gol A Gong



